Dance4Life
Sabtu, 27 November 2004 lalu sebuah kegiatan internasional bertajuk Dance4Life dilangsungkan di Denpasar, Bali. Bertempat di pelataran Monumen Bajra Sandhi Renon Denpasar. Dance4Life diselenggarakan serentak dengan melibatkan tiga negara, termasuk Indonesia, Belanda dan Afrika Selatan. Kegiatan ini adalah bagian dari kampanye global penanggulangan HIV/AIDS, didukung World Population Foundation dan UNAIDS. Acara 'Dance For Live Programe' untuk sebuah gerakan kemanusiaan, di mana orang-orang terus memiliki kesepakatan untuk menyuarakan say no to drugs, say no to AIDS. Di Indonesia, Dance4Life dipusatkan di Denpasar, acara hiburan berupa tarian massal dan pentas sejumlah artis, satu diantaranya Nurul Arifin. Mengingat judul acaranya ada unsur menari bersama, maka Nurul sebagai ambassador Dance4Life pun ikut menari di sana selama empat jam bersama-sama anak SMA lainnya yang peduli akan gerakan untuk mengenyahkan AIDS dan HIV. Kegiatan ini disertai pemberian informasi mengenai kampanye penanggulangan HIV/AIDS yang diselenggarakan KPAD Bali bersama Yayasan Tarian Kehidupan Indonesia serta lembaga swadaya masyarakat peduli HIV/AIDS dan remaja Sekolah Menengah Atas (SMA) di Denpasar. Nurul Arifin mengatakan untuk menggalang kalangan SMA di Bali, tentu tidak mudah, namun sebelumnya sudah ia rintis selama dua bulan terakhir. Caranya, mengadakan penyuluhan ke berbagai SMU di Pulau Dewata itu. "Hasilnya sangat luar biasa, antusias anak muda di Bali untuk menyerukan kebersamaan menghindari hal-hal yang bisa mendatangkan AIDS, HIV, dan perilaku seks bebas dan sebangsanya, luar biasa positif," tandas Nurul bersemangat.Inilah salah satu bukti nyata kontribusi Nurul Arifin untuk menanggulangi HIV/AIDS di Indonesia.
|