Tentang Nurul Award/Achievement Kontak Kami
Go!
PROFILE
NURUL & INFO
BERITA & CERITA
CURHAT
SITEMAP
 
 
Berita & Cerita Lainnya
Lomba Karya Tulis Ilmiah
Nuruf Arifin: “Infotainmen Sering ‘Pesta Pora’... ”
Seminar Kesehatan
Hasil Sidang Paripurna DPR RI kasus Century, Opsi C menang
The Jakarta Post, Tuesday, 10/27/2009
kompas kita - tokoh pilihan
komik bahaya Neoliberalisme
Syukuran
Pencoblosan
Kampanye
Bantuan Buku Ke Masjid
Foto Bersama
Posko Relawan
Pertemuan Kader
Sosialisasi Hasil Rapimnas Golkar
Nikahan Massal
Sunatan Massal
Bakti Sosial : Banjir di Karawang dan Bekasi
Komik Politik
UMROH lagi..
Pancasila: Antara Harapan dan Kenyataan
Seminar Lingkungan Hidup di Tarakan, 13 Juni 2008
Seminar Kanker Leher Rahim di Karawang, 9 Juni 2008
NAGA BONAR dan 100 tahun Kebangkitan Bangsa
Artis dan Kepala Daerah: Apa Pendapat Saya..
Mengunjungi Korban Banjir di Karawang
Dance4Life
Kursus di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)
 
BERITA & CERITA

Kursus di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)

     Nurul Arifin punya kesibukan baru. Selain berkecimpung dalam dunia politik, menjadi aktivis jender, HIV dan narkoba, Nurul Arifin kian banyak menunjukkan perubahan orientasi hidup. Sekarang dia tengah menjalani pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Angkatan ke-13. Nurul diutus partai Golkar untuk mengikuti kursus singkat (KSA) Lemhannas yang memakan waktu 4,5 bulan.            

        Nurul mengatakan, meski baru seminggu mengikuti pendidikan Lemhannas, dia sudah mendapatkan banyak ilmu yang selama ia tidak ketahui. “Padahal pada minggu pertama sekolah, materinya baru seputar brain storming saja. Tapi saya merasakan sudah mendapat banyak sekali ilmu,” ujarnya.             

        Selain itu, di antara para peserta pendidikan di Lemhannas ini Nurul tergolong perempuan satu-satunya yang paling muda. Sementara teman seangkatan dalam kursus ini adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya masing-masing, misalnya saja KSAD Letjen TNI Djoko Santoso, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Bagus Ekodanto, Irjen Pol Yusuf Manggabarani, Direktur “F” BAIS Brigjen TNI Nana Purnama serta Pangkoarmabar Laksda TNI Didik Herupurnomo. Juga banyak sekali professor dari berbagai kampus di Indonesia. 

        Nurul bersyukur bisa ikut kursus yang bermanfaat untuk menambah wawasan tentang kehidupan berbangsa dan bernegara itu. “  Saya sudah mendapatkan banyak pengetahuan selama mengikuti pendidikan di Lemhannas ini.  Mulai dari berbagai ilmu tentang wawasan kebangsaan, sosial, politik, ekonomi, strategi dan lain sebagainya. Bahkan saya juga belajar hal-hal teknis lain seperti bagaimana saya bisa memformulasikan berbagai macam pandangan tentang suatu hal, tata cara berpakaian, hingga etika menginterupsi,” ujarnya. 

        Hal paling berat dalam menjalani kursus yang dirasakan oleh Nurul adalah jadwal yang ketat sehingga ia tidak bisa melakukan pekerjaannnya. ” Jadi ceritanya cuti dulu..” Jadwal yang ketat belum seberapa karena masih ditambah banyaknya tugas yang datang beruntun hingga pada puncaknya tugas membuat taskap (tugas karya akhir perseorangan) membuat Nurul sempat stress karena lebih berat dan lebih ketat dari tugas membuat skripsi sewaktu menyelesaikan pendidikan S1nya dulu.  Meski demikian, Nurul menikmati hari-hari belajarnya di Lemhannas.  ”Pendidikan saya di sini merupakan sebuah proses dalam salah satu fase kehidupan saya..”

 
Copyright © 2008 Nurul Arifin. All Rights Reserved. Developed by Proweb Indonesia