Mengunjungi Korban Banjir di Karawang
Pada tanggal 20 Februari 2008 yang lalu Saya bersama Wakil Bupati Karawang, anggota DPRD dan sejumlah pejabat Karawang lainnya mengunjungi beberapa rumah yang terendam banjir di tiga desa di daerah itu. Ketiga desa tersebut ialah Desa Rengasdengklok Utara, Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok dan Desa Panyingkiran Kecamatan Rawamerta. Di Desa Rengasdengklok Utara. Karena keprihatinan saya, saya ikut menyumbang apa yang bisa saya sumbangkan kepada mereka. Waktu itu saya membawa sembako yang semoga bisa sedikit meringankan penderitaan mereka. Banjir di Karawang sendiri, yang sudah terjadi sejak tiga pekan terakhir Bulan Januari Februari, merendam 19 kecamatan dari total 30 kecamatan di Karawang. Ke-19 kecamatan tersebut ialah Kecamatan Rengasdengklok, Tirtajaya, Pedes, Cibuaya, Cilebar, Rawamerta, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Tempuran, Jayakerta, Kotabaru, Batujaya, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Pangkalan, Kutawaluya, Pakisjaya, Tirtamulya, dan Purwasari. Kepada masyarakat Karawang yang saya kunjungi saya katakan bahwa bencana yang terjadi di Karawang kali ini bukan hanya bencana daerah, tapi sudah menjadi bencana nasional dan bahkan internasional. Hal tersebut karena musibah banjir terkait dengan isu dampak pemanasan global. Atas kondisi itu, saya menyarankan agar masyarakat Karawang bisa mengubah pola hidup bersih agar banjir tidak lagi terjadi. Intinya, semua harus hidup bersih untuk mencegah terjadinya bencana.
|