Sosialisasi Hasil Rapimnas Golkar

Sebagai fungsionaris DPP Partai Golkar ada agenda penting yang harus dilakukan; yaitu sosialisasi hasil rapimnas. Yang paling krusial dalam sosialisasi hasil rapimnas tersebut adalah materi tentang suara terbanyak dan etika politik.
Partai Golkar dalam Rapimnas 2008 secara resmi menggunakan metode suara terbanyak dalam menentukan caleg yang terpilih dari Partai Golkar. Sementara etika politik membahas pentingnya etika dalam melakukan tindakan politik, khususnya dalam melakukan kampanye. Sistem suara terbanyak mengakibatkan setiap caleg berlomba-lomba mengumpulkan suara. Sayangnya mereka tidak lagi menghargai etika politik sehingga "saling sikut" dan "saling tendang" terhadap sesama caleg, meski sama-sama berasal dari satu partai. Misalnya saja merusak alat peraga sosialisasi dari caleg lain (stiker, baleho, spanduk, bendera, dan lain-lain), isu dan fitnah sebagai bagian dari black campaign, sampai tindakan teror kepada caleg lawan atau anggota tim sukses lawan.. Etika politik yang dibuat internal di Partai Golkar sebagai upaya untuk mencegah praktek-praktek kampanye yang tidak fair dan tidak sehat semacam itu.
|