Hari Aids Sedunia Tahun 2009
Tema, Sub-Tema dan Slogan Hari Aids Sedunia Tahun 2009
Tema
Tema peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2009 telah ditetapkan secara internasional yaitu Universal Acces & Human Right. Untuk Indonesia, tema tersebut diterjemahkan menjadi Akses Universal dan Hak Asasi Manusia.
Makna dari tema peringatan adalah bahwa setiap masyarakat khususnya mereka yang memerlukan, mampu memperoleh akses terhadap informasi, pencegahan, dukungan dan pengobatan. Kesehatan pada dasarnya merupakan hak asasi manusia yang utama (health is the first human right), dengan demikian setiap orang termasuk orang yang terinfeksi layak hidup sehat dan memperoleh fasilitas kesehatan. Dengan meningkatnya akses pelayanan dan pengobatan yang baik diharapkan akan dapat menurunkan resiko penularan dan mengurangi laju epidemi HIV di Indonesia.
Sub-Tema
Berdasarkan tema internasional HAS 2009, maka sub-tema yang ditetapkan di Indonesia adalah:“Kerjasama masyarakat dan pemerintah mampu mempercepat pemenuhan akses pencegahan, perawatan, dukungan dan pengobatan untuk semua”Dalam rangka meningkatkan akses universal maka diperlukan kerjasama yang sinergis antara masyarakat dan pemerintah. Kerjasama tersebut diharapkan mampu mengarusutamakan upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia sehingga dapat mempercepat pencapaian akses informasi, pencegahan, perawatan, dukungan, dan pengobatan untuk mereka yang membutuhkan.
SloganSlogan Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2009 yaitu:“Stop AIDS: Akses untuk Semua !”
Slogan kampanye ini dimaksudkan agar setiap manusia Indonesia mempunyai rasa kepedulian yang tinggi dalam penanggulangan HIV dan AIDS. Kasus HIV dan AIDS di Indonesia saat ini tidak hanya pada kelompok berisiko saja, akan tetapi sudah berada pada populasi umum, seperti ibu rumah tangga dan anak-anak. Kini saatnya pemerintah dan masyarakat madani bersatu, membuat suatu karya nyata untuk mencegah laju epidemi HIV yang sangat cepat. Selain itu, perlu dilakukan upaya bersama untuk menyediakan akses informasi HIV dan AIDS, pencegahan, dukungan dan pengobatan bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.
Sumber : www.has2009.com
Kutil Kelamin
Kutil kelamin memang bukan satu penyakit baru di dunia medis, namun keberadaan kurang begitu populer di kalangan masyarakat kita. Apalagi bahaya yang mungkin ditimbulkan dari jenis penyakit kelamin ini sangat-sangat tidak disadari oleh sebagian besar orang. Kutil kelamin, atau disebut juga Condyloma Acuminata, adalah kutil atau daging berwarna kulit atau keabuan yang tumbuh di sekitar alat kelamin dan daerah anal pada pria dan wanita. Kutil kelamin ini adalah contoh khas penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh virus.
Kasus kutil kelamin disebabkan oleh Human Papillomavirus [HPV], di mana infeksinya bisa jadi tidak tampak secara jelas. Kutil kelamin bisa menjangkit siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan dan dapat terjadi di usia berapa pun. Kebanyakan kasus kutil kelamin ditemukan pada mereka di usia 17 - 33 tahun.
Ada beberapa cara untuk menghilangkan kutil kelamin, antara lain:
1. Membakarnya dengan jarum listrik (kauterisasi listrik) atau laser.
2. Membekukannya dengan nitrogen cair.
3. Memotongnya secara bedah.
4. Mengobatinya dengan zat kimia seperti asam trikloroasetik (TCA), podofilin atau podofiloks.
Mencegah Kutil Kelamin Mereka yang berusia muda (puncak infeksi 20-29), berganti pasangan, melakukan hubungan seksual di usia muda dan merokok memiliki risiko tinggi terinfeksi HPV. Untungnya kutil kelamin dapat dicegah. Penggunaan kondom dan vaksinasi termasuk cara pencegahan kutil kelamin. Kondom berguna sebagai pengaman hubungan seksual. Meskipun tidak bisa mencegah 100%, kondom merupakan pencegahan utama terhadap infeksi virus.Dengan menggunakan kondom misalnya dapat menurunkan resiko terkena penularan penyakit seksual (herpes ataupun kutil).
Sumber: Dari berbagai sumber