SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Banyak Lahan Milik TNI dan Polri Digunakan Swasta

NurulArifin.Com – Lahan-lahan milik TNI dan Polri yang seharusnya diperuntukkan bagi pertahanan dan keamanan, dalam praktiknya digunakan oleh swasta dengan cara kerja sama.

“Saya yakin kalau bisnis militer sudah tidak ada, namun join pemakaian lahan masih ada, misalnya untuk perkebunan,” kata anggota Pansus RUU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD) Djoko Udjianto dalam rapat Pansus RUU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan di Ruang Pansus C, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/5).

Nurul Arifin dari Fraksi Partai Golkar juga mempertanyakan hal yang sama. “Ini bagaimana mekanismenya?” tanya anggota DPR Dapil Jawa Barat VII ini.

Karena itu, beberapa anggota Pansus mempertanyakan apa kebutuhan Panglima TNI dan Kapolri dari RUU ini dan bagaimana menyelesaikan sengketa tanah. Menurut Abdul Malik Haramain dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), banyak juga tanah milik TNI yang tidak dimanfaatkan karena bersengketa. Karena itu, pembahasan RUU ini perlu sinkronisasi dan komprehensif agar tidak gampang direvisi.

Pansus RUU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan merupakan gabungan tiga komisi yakni Komisi II, IV, dan V. Dalam RUU ini akan dimasukkan beberapa klausul menyangkut tanah-tanah yang khusus diperuntukkan bagi pembangunan. Dalam salah satu klausul disebutkan bila tanah milik instansi pemerintah akan digunakan untuk pembangunan, tidak ada ganti rugi. Namun Kementerian BUMN menolak klausul ini. Dalam pembahasan sebelumnya, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar tetap minta ganti rugi bila tanah milik BUMN digunakan untuk pembangunan.[JurnalParlemen]

Tags: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*