SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Coblos atau contreng?

NurulArifin.Com – Rapat RDPU baleg tentang RUU Pemilu, selasa, 1 maret 2011 pagi lalu mengundang KPU untuk dimintai pendapatnya. Salah satu pokok bahasan utama dalam  rapat panja RUU Pemilu adalah masalah  DP4.

Karena DP4 merupakan salah satu pokok masalah pada pemi lu 2009. Jadi panja meminta penjelasan KPU tentang kesiapan KPU utk menyiapkan data pemilih. Dengan harapan tidak cuma tergantung pada pemerintah.

Usulan KPU: DPT sebaiknya berasal dari satu pintu, terserah apakah melalui pemerintah atau KPU. Namun jika KPU dimintai pendapat, maka usulan KPU, DPT diproses oleh KPU. KPU akan membentuk pantarlih dan datanya nanti akan digunakan untuk setiap pemilu dan bisa dilakukan update data setiap tahun. Tak bisa dipungkiri kasus pemilu 2009, DP4 yg diperoleh dari pemerintah bermasalah.

Memang idealnya DPT dikelola oleh KPU.  Namun demikian, sebagaimana diketahui,  depdagri sedang melaksanakan program pembuatan  e-ktp (anti ktp ganda)  yang ditargetkan selesai 2012. Jika demikian bisa dipertimbangkan pula bahwa  pemutakhiran data bisa dilakukan lebih cepat oleh KPU, dan nanti hasilnya akan jadi  data base KPU  untuk  bahan DP4  pemilu selanjutnya. Selanjutnya pengelolaan  DPT mungkin tidak perlu lewat Depdagri lagi.

Persoalan lain yang dibahas adalah masalah pemungutan suara yang dilakukan di luar negeri.  Diusulkan untuk di atur dalam undang-undang, keleluasaan jika pemilu tidak dilakukan bersamaan dengan hari pemilu di Indonesia maksimal 7 hari dari waktu pelaksanaan di Indonesia. Usulannya minta dilaksanakan pada hari libur. Dan teknis pemberian suara apakah bisa dilakukan  melalui  email karena melalui pos seringkali menemui kendala.
Kedua, bisakah TPS keliling ke kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan seperti halnya TPS keliling  ke RS.
Ketiga, Jika MK membolehkan KTP dipakai sebagai tanda pemilih, bagaimana  dengan paspor?

KPU minta pengadaan soal kebutuhan perangkat lunak (IT)bahkan minta dipertimbangkan kemungkin e-voting dan e-counting.

Terkait dengan teknis cara memilih,  KPU mengusulkan mencoblos karena menurut KPU lebih murah dibandingkan memberi tanda/mencontreng.

Namun demikian, perlu diingat bahwa adanya aturan memberi tanda pada UU pemilu 2008 pemilu karena  hasil perhitungan bahwa memberi tanda lebih murah daripada mencoblos. Tapi jika sekarang KPU mengatakan  bahwa memberi tanda lebih mahal daripada mencoblos, maka harus  dihitung ulang terlebih dahulu.  Karena dasar pemikiran pilihan coblos ataupun contreng semata-mata  ingin membuat efisiensi biaya pemilu.[Sekarwati, M.Si]

Berita Terkait :

  1. RDP Komisi II DPR RI dengan KPU dan BAWASLU
  2. RDPU Komisi II DPR dengan DPRD DIY Terkait RUUK DIY
  3. Rapat komisi II
  4. Perempuan Lebih Mudah Menjadi Pecandu
Tags: , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

3 Responses

  1. Usulan KPU di atas untuk kembali MENCOBLOS..menunjukkan bahwa KPU Pusat tdk memahami kondisi di bawa, maka sebaiknya DPR RI menanyakan hal tersebut di KPU Daerah……
    Yang pasti mencontreng lebih murah dan mudah dari pada mencoblos….jika mencoblos diperlukan alat mencoblos dan bantalan mencoblos…dari sini juga dibutuhkan tambahan anggaran pendistribusian krn lebih banyak dari alat mencontreng…….Jadi TDAK MASUK AKAL MENCONTRENG LEBIH MAHAL DARI MENCOBLOS.

  2. Ada hal lain yang perlu dipertimbangkan antara COBLOS dan CONTRENG…dan biasanya menimbulkan konflik antara penyelenggara dan peserta pemilu ataupun antar peserta pemilu, yaitu Coblos tembus…sementara pilihan conntreng salah satunya adalah menghindari Coblos Tembus tersebut….dan yg pasti tidak akan ada CONTRENG TEMBUS….iya khan…iay khan……………….

  3. Mba’ Nurul Arifin Yth, kalo KPU mengembalikan lagi formatnya ke sistem coblos,,maka semakin kelihatanlah di mata publik bahwa Indonesia gemar coba-coba dlm setiap keputusan yg diambil utk rakyat..harusnya sistem contreng itu di berlakukan lagi pada 2014 utk menghindari suara rusak dn Golput akibat pemahaman ttg contreng yg kurang pd pemilu 2009..
    Selain itu,, melalui Mba’ Nurul sbg sosok yg sy kenal vokal dn sy sy adalah salah satu dari fans Mba’ ketika bergelut di ruang entertainment,,karena kebetulan Mba’ Nurul berada di Komisi II DPR RI,,mohon bantu masyarakat kami utk perjuangkan Pembentukan Kota Samawarea yg berada di Provinsi NTB,,meskipun Mba’ bukan dari Dapil kami,,tp,,sy yakin Mba’ Nurul senantiasa memiliki sense of crisis bagi kami dan Indonesia..Trims ya Mba’ Nurul..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*