SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Golkar Kantongi 2 Nama Anggota KPU

Ida Budhiati

NurulArifin.Com – Komisi II telah merampungkan fit and proper test terhadap 14 calon anggota KPU. Hasilnya akan diumumkan Kamis pekan ini. Golkar sendiri sudah mengantongi dua nama kandidat kuat anggota KPU.

“Di antaranya yang dipastikan bakal lolos Ida budhiati dan Sigit Pamungkas. Harapan kami hasil pilihan DPR yang akan diumumkan hari Kamis besok, merupakan pilihan yang terbaik,” kata anggota Komisi II DPR dari Golkar, Nurul Arifin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Menurut Nurul, Ada yang menarik selama proses seleksi Senin-Selasa kemarin. Mayoritas kandidat anggota KPU menjelek-jelekkan kinerja KPU yang lama.

“Ada satu hal yang saya lihat dari ke 14 calon anggota KPU yang telah di fit and proper test yang merupakan kesamaan mereka, yakni menjatuhkan pilihan untuk menyalahkan KPU yang ada saat ini. Bagi mereka KPU saat ini tidak ‘becus’ menyelenggarakan Pemilu, karena itu, menurut saya mereka harus mampu menunjukan kualitas bahwa mereka lebih baik dari yang ada saat ini,” kata Nurul.

Anehnya, para kandidat tak lain juga ada yang berasal dari anggota KPUD. Namun mereka seperti menyalahkan kinerja KPU pusat.

“Kesamaan pandangan untuk menyalahkan KPU saat ini oleh para calon menunjukan adanya ketidakberesan dari penyelenggara Pemilu, meskipun mereka yang menyalahkan itu adalah merupakan penyelenggara Pemilu di Provinsi dan Kab/Kota. Hingga saya bertanya-tanya, sedemikian parahkah ‘dosa politik’ KPU Pusat saat ini hingga KPU di bawahnya juga ikut menyalahkan, seperti Ketua KPU Jabar, KPU DKI, KPU Bandung, dan sebagainya,” ungkapnya.

Meskipun pertanyaan kepada anggota beragam, namun yang paling dominan dari semua pernyataan dan pertanyaan anggota adalah seputar integritas, kejujuran dan independensi. Meskipun persoalan kompetensi sudah dituntaskan oleh Timsel, tetapi masih ada beberapa anggota komisi II yang menyisir ulang kompetensi.

“Dari sejumlah jawaban dan konfirmasi, ada yang menjawab dengan baik, tetapi ada juga sejumlah nama yang bisa diperkirakan memiliki persoalan terkait dengan integritas. Kebanyakan pandangan para calon anggota KPU dalam menjawab pertanyaan lebih di dominasi oleh gaya ‘lokalistik’. Mengukur wilayah kerja dan cakupan kerja KPU Pusat dengan kondisi di mana mereka berada. Padahal mengurus KPU Pusat, menurut saya lebih rumit dan kompleks,” kata dia.[Detik]

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*