SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Golkar Konsisten PT 5 Persen

NurulArifin.Com – Partai Golkar berusaha konsisten mempertahankan usulan persyaratan “parliamentary threshold” (PT) lima persen pada pertemuan sekretariat gabungan (Setgab) partai-partai politik anggota koalisi pendukung pemerintah.

“Waktu untuk melakukan lobi masih cukup panjang. Partai Golkar masih menawarkan usulan ‘parliamentary threshold’ lima persen,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Nurul Arifin, Jumat (6/1)

Ia mengatakan hal itu menyikapi pembahasan revisi UU No 10 tahun 2008 tentang Pemilu DPR/DPD/DPRD yang sedang dibahas di DPR RI.

Menurut dia, Partai Golkar masih terus membuka ruang untuk berdialog guna mencapai titik temu perihal usulan persyaratan “parliamentary threshold” dan daerah pemilihan.

“Di luar Setgab masih ada partai politik lain, yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, serta Partai Hanura, yang juga harus diperhitungkan,” katanya.

Nurul menambahkan, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memberikan keleluasaan kepada anggota DPR RI dari fraksi Partai Golkar untuk melakukan negosiasi soal besaran angka “parliamentary threshold”.

Namun anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, menurut dia, tetap berusaha konsisten karena besaran angka “parliamentary threshold” lima persen merupakan keputusan rapat pimpinan nasional (rapimnas).

Anggota Komisi II DPR RI ini menambahkan, soal usulan jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan, Partai Golkar mengusulkan besarannya tiga hingga enam kursi untuk setiap daerah pemilihan.

Usulan Partai Golkar itu sama dengan usulan pemerintah pada draft daftar isian masalah (DIM) yang telah diserahkan ke DPR RI.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa, mengatakan rapat Setgab sudah mencapai kemajuan cukup berarti pada penyamaan pandangan perihal usulan “parliamenntary threshold” dan daerah pemilihan.

“Hingga pertemuan ketiga kemarin, partai-partai politik anggota Setgab sudah ada kemajuan cukup berarti,” kata Saan Mustopa ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat.

Menurut Saan, kemajuan cukup berarti itu pada rapat Setgab, Rabu (4/6) malam, pembicaran di antara pimpinan partai politik anggota Setgab soal “parliemantary threshold” dan daerah pemilihan sudah lebih cair.

Dibandingkan pada dua pertemuan sebelumnya, menurut dia, proses pencarian titik temu terhadap beberapa isu krusial sudah hampir mencapai titik temu.

“Namun untuk mencapai titik temu yang lebih bulat masih membutuhkan waktu sekitar tiga kali pertemuan lagi,” katanya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menjelaskan, pada usulan daerah pemilihan, Partai Demokrat mengusulkan jumlah kursi tiga hingga delapan atau tiga hingga 10 kursi untuk setiap dapil.

“Usulan itu merupakan usulan moderat yang berada di tengah antara usulan pemerintah yakni tiga hingga enam kursi per dapil serta usulan beberapa parpol yakni tiga hingga 10 kursi per dapil,” katanya.

Sedangkan usulan persyaratan “parliamentary threshold”, menurut dia, sudah hampir mencapai titik temu.

Saan menjelaskan, semula Partai Golkar mengusulkan “parliamentary threshold” lima persen, Partai Demokrat mengusulkan empat persen, PPP, PKS, PKB mengusulkan tiga persen.

“Partai Golkar bisa menerima usulan empat persen, tinggal mencari titik temu dengan parpol anggota Setgab yang mengusulkan tiga persen,” katanya. [Ant]

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*