SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Nurul Arifin : Ical Masih Capres Terkuat Golkar

NurulArifin.Com – Juru bicara Golkar Nurul Arifin angkat bicara soal survei yang mengungkap elektabilitas Jusuf Kalla (JK) mengalahkan Aburizal Bakrie (Ical). Bagi Nurul, Ical adalah kandidat capres terkuat Golkar.

“Untuk capres yang terkuat ya Pak Ical, karena memang pararel dengan program-program yang dilakukan oleh Golkar dan Pak Ical sendiri secara pribadi. Selain untuk meningkatkan elektibilitas partai terkait ini program-program yang menunjang elektabilitas beliau sebagai capres,” kata Nurul.

Hal ini disampaikan Nurul, Kamis (16/2).

Menurut Nurul, sampai saat ini dukungan terhadap pencapresan Ical sangat kuat. Seluruh infrastruktur Golkar di tingkat pusat hingga daerah mendukung pencapresan Ical.

“Kita semua solid mendukung pencapresan Pak Ical, tidak ada paksaan sama sekali,”tegas Nurul.

Namun Nurul merespon positif hasil survei tersebut. Bagi Nurul, Jusuf Kalla (JK) juga tokoh yang masih disegani di Golkar.

“Kalaupun Pak JK dianggap lebih tinggi dari Pak Ical, buat saya sih itu positif karena bagaimanapun Pak JK orang Golkar,”tandas Nurul.

Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan hasil mengejutkan. Salah satunya, Aburizal Bakrie yang selama ini digadang-gadang Golkar maju di pemilu 2014 justru ‘dikalahkan’ mantan Ketua Umum Golkar, Jusuf Kalla (JK).

Ical, demikian sapaan akrab Aburizal Bakrie, kalah dalam hal dukungan dan popularitas terhadap JK berdasarkan survei CSIS pada 2.117 responden selama 16-24 Januari 2012. Menggunakan metode kuesioner dengan 288 variabel pertanyaan, didapatkan dari 2.117 responden, yang mendukung JK 5,6 persen, sementara yang mendukung Ical ‘hanya’ 5,2 persen.

Selain itu dalam hal popularitas, responden ternyata lebih mengenal JK dibanding Ical. Perbedaan cukup signifikan terlihat dari hasil survei. 84,6 Persen responden mengenal JK. Sedangkan 61,4 persen mengenal Aburizal Bakrie.

Survei ini dilakukan 16-24 Januari 2012 dengan 2.117 responden di 23 provinsi di Indonesia. Ada 10 yang tidak diikutsertakan karena alasan populasinya yang kecil, pertimbangan medan, serta biaya. 10 Provinsi itu yaitu Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Bangka-Belitung, Kepulauan Riau, dan Bengkulu.[Detik]

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*