SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Nurul Arifin: Kepala Daerah Demo Tidak Dilarang tapi Tak Etis

NurulArifin.Com – Partai Golkar menilai aksi turun ke jalan beberapa kepala daerah yang menolak rencana penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan sesuatu yang wajar, namun jauh dari nilai etika.

“Sebenarnya bebas-bebas saja bagi kepala daerah untuk turut berdemo. Tidak ada aturan yang membatasi hal tersebut. Yang ada hanya masalah etika dan integritas. Kedua hal tersebut sangat tergantung individunya, sifatnya sangat personal,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Nurul Arifin, Rabu (28/3).

Menurutnya, sebagai warga negara wajar melakukan aksi demo, asalkan tidak melanggar aturan yang berlaku.

“Saya berharap bahwa pendemo juga berpikir tentang hak warga negara lainnya, jangan ada tindakan yang merugikan warga negara lainnya, karena akhirnya demonstrasi akan berakhir kontraproduktif dan tidak kena sasaran substansi demonya tapi menuai kecaman dari rakyat di pihak lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nurul menambahkan, aksi turun ke jalan beberapa kepala daerah dalam demo penolakan BBM tidak dapat dikenai sanksi apapun. Karena kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat dan bukan ditunjuk oleh pemerintah pusat.

“Ancaman itu tidak efektif dan implementatif. Karena tidak bisa ujug-ujug (serta-merta) pemerintah memecat hanya dengan alasan tidak pro pada kebijakannya. Kepala daerah kan dipilih langsung oleh rakyat. Kecuali dia representasi pemerintah seperti rencana pada Pilgub. Dia juga tidak melanggar hukum,” jelasnya.

Dasar pemecatan kepala daerah hanya bisa dilakukan apabila terjadi sesuatu mendesak. Seperti mengundurkan diri atau meninggal dunia. “Diberhentikan karena melanggar sumpah jabatan. Pasal 29 ayat 1, A, B, C UU 32/2004,” kata dia.[Inilah]

Tags: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*