SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Nurul Arifin, Pembaru UU Bidang Politik

NurulArifin.Com – Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, bisa disebut pembaru UU Bidang Politik di Senayan.

Bagi dia, sistem multipartai yang berlaku dalam politik di Indonesia saat ini tak sesuai prinsip ketatanegaraan yang menganut sistem presidensial.

Karena itulah, menurut pemilik nama lengkap Nurul Qomaril Arifin ini, sudah waktunya Indonesia mengubah UU Bidang Politik sehingga bisa menyederhanakan jumlah partai politik. “Jumlah partai yang ada saat ini harus dapat disederhanakan lagi,” ujar politisi kelahiran Bandung, 18 Juli 1966 ini.

Sembilan partai, tutur anggota Komisi II DPR ini, seperti yang sekarang ini berlaku di DPR, dipandang masih terlampau banyak. Idealnya, DPR cukup diisi maksimum oleh lima partai atau fraksi.

Jumlah fraksi yang lebih sedikit, menurut istri jurnalis senior Mayong Suryolaksono ini, dipastikan mampu mencegah praktik politik yang tak diperlukan. “Sebagai contoh, keinginan partai kecil suka tak berbanding lurus dengan jumlah perolehan kursi mereka yang sangat kecil. Sedangkan peran fraksi dari partai besar, malah dikebiri,” ujarnya.

Mengingat persoalan tersebut harus segera diselesaikan, maka Partai Golkar menjadikan masalah tersebut sebagai salah satu agenda dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I 2010 pada 18-20 Oktober 2010. Dari hasil pembahasan dalam rapimnas tersebut, diharapkan dapat dihasilkan opsi-opsi yang akan menjadi rekomendasi Partai Golkar terkait penyusunan UU Bidang Politik di DPR.

Terkait sistem pemilu, Nurul menilai, sistem distrik lebih tepat. Sebab, calon anggota legislatif (caleg) akan menjadi lebih dekat dengan konstituennya. “Ini dapat mengoptimalkan sistem presidensial,” ujarnya. (Tri Handayani/Suara Karya, 16/10)

Tags: , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Pingback: mahmudin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*