SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Nurul Pantau “E-Voting” di Filipina

Nurul diundang International Foundation for Electoral System (IFES) untuk memantau sistem tersebut. Filipina menggunakan sistem itu dalam penyelenggaraan pemilu presiden yang digelar 10 Mei lalu.

Filipina adalah satu-satunya negara yang menerapkan e-voting pada Pemilu Mei 2010. Tambahan anggaran untuk pengadaan mesin e-voting telah disetujui Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo pada Maret 2009 mencapai 235 juta dolar AS (sekitar Rp 2,1 triliun).

Berdasarkan pengamatan Nurul, sistem itu sangat sederhana dan mudah dilakukan. Sistem itu pun mempercepat penghitungan suara dan murah. “Sistem itu layak diterapkan di Indonesia, tetapi dilakukan bertahap,” kata Nurul

Ia mengemukakan, usulan pelaksanaan secara bertahap mengacu ke pengalaman Filipina. Menurutnya, negara itu telah memulai sistem e-voting sejak 1992, namun tidak dilakukan serentak. Pada awalnya, sistem itu digelar di kota-kota besar di Filipina. “Hingga kini, negara itu hampir 70 persen menggunakan sistem tersebut. Mereka terlihat berhasil menggunakannya,”

Nurul mengusulkan, untuk konteks Indonesia, sistem itu bisa dimulai di Jakarta sebagai percontohan. Namun, tidak semua tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta dijalankan sistem tersebut. Perlu diambil beberapa TPS, seperti yang ada di kampus-kampus, kantor pemerintah atau swasta, dan sekolah-sekolah. Setelah itu berhasil, baru dilakukan di tempat lain.

Sumber: SP

foto lainnya klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*