SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Nurul: Tidak fair Menyamakan Surakarta dengan Yogyakarta.

NurulArifin.Com – Partai Golkar menduga ada skenario dari pemerintah untuk membenturkan Yogyakarta dengan Surakarta.

Demikian disampaikan anggota Komisi II dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, kepada Rakyat Merdeka, beberapa saat lalu (Minggu, 2/1).

Pernyataan Nurul ini, terkait dengan desakan beberapa pihak, termasuk pihak dalam Keraton Surakarta, yang menghendaki hak istimewa bagi Keraton Surakarta.

“Sangat tidak fair menyamakan Surakarta dengan Yogyakarta. Selain Maklumat Yogyakarta, ada fakta historis Yogyakarta, yaitu tidak pernah menyerahkan pemerintahan kepada Belanda dan menjadi Ibukota Indonesia antara tahun 1946 sampai 1949,” kata Nurul.

Nurul menduga ada skenario pemerintah dan internal Keraton Surakarta untuk membenturkan Yogyakarta dengan Surakarta.

“Ada banyak aktor dari pemerintah pusat dan Keraton Surakarta untuk membentur-benturkan pembahasan penetapan dan pembahasan RUU Yogya dengan mewacanakan keistimewaan Surakarta. Kuat dugaan saya akan hal ini,” kata Nurul.

Nurul juga kembali mengingatkan, agar pemerintah tidak serakah dan membunuh budaya lokal yang ada di Yogyakarta.

“Jangan egois, hargai yang partikular dan bertindaklah arif,” demikian Nurul.[RakyatMerdeka]

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Pingback: Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*