SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

PERS RELEASE TERKAIT DENGAN RUU KOMCAD

PERS RELEASE TERKAIT DENGAN RUU KOMCAD

Nurul Arifin, Anggota Komisi I DPR RI

RUU Komcad melibatkan seluruh komponen warga Negara, namun ada warga negara yang diwajibkan sebagaimana mandat pasal 8 ayat (1) dan (2). Ada tiga elemen penting yang dimandatkan, yakni; PNS, Pekerja dan/atau buruh,  serta Mantan prajurit TNI. Sedangkan di luar dari elemen itu, bisa menjadi anggota secara sukarela jika dibutuhkan dan memenuhi persyaratan.

Dalam RUU ini, anggota Komcad hanya dibutuhkan ketika dalam keadaan perang dan digunakan berdasarkan strategi pertahanan melalui mobilisasi yang ditetapkan oleh Presiden (pasal 27). Dan dalam keadaan perang juga anggota KomCad setelah dimobilisasi berstatus sebagai kombatan, (pasal 29) dan hukum yang berlaku bagi mereka adalah hukum militer (pasal 30). Dalam situasi selain perang, anggota Komcad hanya bertugas 30 hari dalam satu tahun di luar masa bakti, untuk menjalani masa Pembinaan Satuan. Setelah proses itu mereka bisa kembali lagi bekerja ditempatnya masing-masing.

Secara nasional jika dilihat dari sisi pertahanan dan nasionalisme, RUU ini memiliki keunggulan di mana bangsa Indonesia selalu siap menghadapi ancaman fisik dari luar yang muncul secara mendadak. Kelebihan lain adalah mendukung sistem pertahanan terpadu yang tidak saja mengandalkan TNI, tetapi juga sipil.

Beberapa kelebihan dari RUU ini adalah seperti terlihat dalam pasal 20 dan pasal 21, di mana mereka memiliki sejumlah hak seperti uang saku, asuransi jiwa, rawatan kesehatan serta perlengkapan lapangan. Mereka memiliki hak sebagaimana yang di terima oleh anggota TNI. Kelebihan lain adalah selama proses penugasan tidak terjadi putusnya hubungan kerja dengan tempat mereka bekerja sebagaimana mandat pasal 21, serta kewajiban bagi pimpinan di instansi/lembaga/perusahaan untuk memberikan kesempatan kepada buruh atau pegawai guna mengikuti pendidikan.

Tetapi perlu juga juga dilihat sejumlah kekurangan di dalam RUU ini, seperti perlu dipikirkan terkait dengan lamanya waktu masa bakti sebagaimana yang tertuang dalam pasal 17, yakni 5 tahun dan secara sukarela dapat diperpanjang lagi selama lima tahun. Jika di hitung secara keseluruhan, lima tahun masa bakti, dan satu bulan tiap tahun guna pembinaan satuan, maka waktunya terlalu banyak. Sementara di korea selatan wajib militer dikenakan kepada laki-laki yang berumur 20-30 tahun dengan durasi waktu 24 bulan. Sementara di Singapura, National Service mewajibkan pria berumur 18 tahun ke atas untuk wajib militer selama 22-24 bulan. Program ini telah mereka jalankan sejak tahun 1967.

Jika dilihat dari postur keterlibatan publik dalam RUU Tomcad, tentu akan memakan biaya yang sangat mahal, seperti biaya perekrutan, biaya pelatihan dan biaya pembinaan yang dikenakan untuk 30 hari dalam se tahun, dan itu rutin dilaksanakan tiap tahun. Masa bakti lima tahun sebagaimana dalam Pasal 17 bukanlah waktu yang singkat, mengingat biaya selama masa bhakti akan ditanggung sepenuhnya oleh Negara, diantaranya uang saku, asuransi jiwa, rawatan kesehatan serta perlengkapan sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 21 RUU ini.

Tidak juga harus mencakup tiga elemen saja seperti yang disebut di pasal 8 ayat 182 tapi juga ditujukan kepada masyarakat luas dan draftnya sukarela, asalkan sudah memenuhi syarat yang disebutkan dalam UU. Semua profesi boleh ikutan seperti artis, pengusaha, tokoh masyarakat dan lainnya.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*