SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

PT Dipatok Tiga Persen, Golkar Sebut Baleg Otoriter

NurulArifin.Com – Fraksi Partai Golkar ‘gugat’ hasil keputusan rapat pleno Badan Legislasi (Baleg) DPR sebelumnya yang menyetujui syarat ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) tiga persen beserta dengan catatan masing-masing fraksi. Hasil rapat tersebut dinilai sepihak.

“Kalau kami menangkapnya itu otoriternya. Ketua rapat saja, ketika anggota kami sudah mau mulai bicara, palu sudah diketok,” ujar anggota Baleg DPR dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin di sela-sela rapat Baleg, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Kamis (26/5).

Menurut Nurul Arifin, aspirasi masing-masing fraksi harus diakomodir dan tidak dipatok pada angka tiga persen. Aspirasi ini, lanjutnya, harus dilampirkan dalam draf revisi undang-undang yang akan dilaporkan dalam sidang paripurna.

Bila nantinya diputuskan lewat voting, maka keputusan harus diambil dalam rapat paripurna. “Kalau disini kan rapat Baleg, bila voting tidak mewakili seluruh fraksi. Kalau diparipurna kan 560 orang,” tukasnya.

Terkait proses pembahasan RUU perubahan atas UU 10/2008 tentang pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD (MD3), khususnya menyangkut ambang batas parlemen pada pasal 202, masing-masing fraksi memiliki aspirasi yang berbeda.

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Hanura menginginkan 2,5 hingga 3 persen. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera 3 hingga 4 persen, Fraksi Partai Demokrat 4 persen, Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 5 persen.[Jurnal Parlemen]

Tags: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*