SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Ranking Kekayaan Forbes Bukan Domain Partai

NurulArifin.Com РMajalah Forbes mengumumkan daftar 40 orang terkaya Indonesia  2011. Konglomerat perusahaan rokok Grup Djarum, kakak beradik Budi & Michael Hartono masih bertengger di peringkat teratas.

Paling mengejutkan adalah anjloknya posisi pengusaha Indonesia sekaligus calon presiden tahun 2014 dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Posisinya anjlok dan menduduki urutan ke 30 dengan jumlah kekayaan Rp 8,1 trilliun.

Menurut Wakil Sekjen Partai Golkar, Nurul Arifin sebenarnya soal turun ranking terkaya versi majalah Forbes adalah masalah perusahaan dan bukan domain partai. Akan tetapi kata Nurul apabila dikaitkan dengan pembayaran untuk Lapindo itu bisa saja.

“Karena kekayaan Pak Ical dan keluarga untuk Lapindo sudah keluar kurang lebih Rp 8 Trilliun,”ujar Nurul, Jumat (25/11/2011) kemarin.

Nurul menjelaskan untuk masalah operasional di Partai adalah tanggung jawab kolektif.

Lebih jauh Nurul mengatakan untuk persiapan pemilihan presiden tahun 2014 mendatang, Ical juga sudah mengeluarkan dananya. Kendati demikian Nurul tidak tahu pasti jumlah angkanya yang sudah dikeluarkan.

“Soal angka, tidak ada yang pasti. Karena sifatnya cair saja. Mana ada yang gratis hari gini, No free lunch at all,”jelasnya.

Anggaran yang dipergunakan Ical untuk persiapan pencalonan Presiden diantaranya adalah progam ‘Ayo Bangkit Bersama’ yang berupa, pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Jika dananya saat ini tersedot kesitu, ya mungkin saja. Hal ini bukan semata-mata untuk meningkatkan popularitas, tapi lebih pada tanggung jawab sebagai ketua umum partai yang harus jelas kontribusinya dalam membantu program di masyarakat,”jelasnya.

Untuk Ical, kata Nurul yang terpenting adalah menaikkan elektabilitas Partai Golkarnya dulu.

“Baru setelah itu ngomongin Capres, masalah kandidasi pilpres, nanti tahun 2013 ya, yang penting program Golkar di 2012 adalah progam kekaryaan. Jadi mesin partai akan panas di 2012,”jelasnya.

Saat ditanyakan apakah dana yang dipakai Ical termasuk untuk melakukan survei kandidat pilpres 2014 yang dirilis beberapa lembaga survei beberapa waktu lalu, Nurul membantahnya.

“Oh itu lain lagi itukan bukan pesanan. Kita punya tim survey internal kok,”kata Nurul.[Tribun]

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*