SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Workshop Kampanye Untuk Massa (Akar Rumput)

NurulArifin.Com – Workshop Kampanye Untuk Massa (Akar Rumput) diadakan oleh NDI (National Democratic Institute) dengan ALP (Australian Labor Party) diselenggarakan di Jakarta tanggal 30-31 Maret 2011. Pembicaranya antara lain Cassie Rowe, kesehariannya  bekerja di parlemen Canberra dengan menteri Keuangan Bayangan dan Senator Stephen Conroy.

Tare Kyam Maher menjabat sebagai asisten sekretaris negara untuk Australian Labor Party di wilayah utara Australia. Dan juga bekerja sebagai asisten direktur kampanye bagi semua kampanye ALP di wilayah utara. Tony Mitchelmore adalah peneliti kualitatif utama di Federal Labor. Memiliki pengalaman sebagai peneliti kualitatif 20 tahun. Pernah bekerja pada kampanye Kevin Rudd dan Anna Bligh kandidat perdana menteri perempuan pertama di Australia.

Kampanye untuk massa (akar rumput)  adalah:  Politik yang berpusat pada rakyat. workshop ini mengajarkan kita  bagaimana kita menemukan pemilih kita? Dengan strategi matriks targeting berdasarkan geografi, demografi dan perilaku pemberian suara di masa lalu. Dari data tersebut bisa dilihat data pemetaan kekuatan pemilih kita ada di mana.

Beberapa hal yang wajib diketahui dalam perencanaan kampanye  adalah: pertama, rencana harus ditulis.  Bila tidak ditulis maka anda tidak punya rencana kampanye. Peraturan kedua adalah waktu, uang dan orang adalah sumberdaya kampanye yang terbatas. Oleh karena itu maka perlu strategi untuk  mengelola kesemuanya demi memenangkan pemilu. Peraturan ketiga adalah ketahui faktor-faktor yang memungkinkan “kemenangan” Anda.  Peraturan keempat adalah kampanye selalu makan waktu lebih banyak dan biaya lebih besar dari yang kita  kira. Peraturan kelima adalah rencana harus fleksibel dan disesuaikan dengan keadaan-keadaan yang berubah. Tujuh, pahami semua aturan dan undang-undang serta struktur yang mengatur semua aspek dari kampanye Anda. Delapan, membangun basis. Mulai dari basis pribadi (teman, keluarga, rekan kerja, dan lainnya), basis komunitas (etnis, isu, jender, geografis), basis partai (pimpinan, aktivis partai).

Workshop yang berlangsung dua hari ini sejatinya secara teori sangat baik, namun demikian tak dapat dipungkiri bahwa geografi, demografi dan perilaku pemilih di Australia jelas berbeda dengan di Indonesia. Oleh karena itu pertanyaan seputar kasus di Indonesia  sulit memperoleh jawaban yang memuaskan, karena  terlalu normatif jawabannya.[Sekar]

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*