SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM)

NurulArifin.Com – Penggunaan narkotika dan zat adiktif suntik akhir-akhir ini mengalami peningkatan pesat. Pemerintah dan segenap aparatnya tak berhenti memeranginya. Penyalahgunaan narkoba tidak bisa ditolerir.

Banyak kerugian yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba untuk itulah maka dicari berbagai jalan keluar untuk memerangi penyalahgunaan narkoba. Salah satu strategi pengurangan dampak penggunaan adalah dengan Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM).

Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) dimulai dari suatu hasil uji coba yang dilakukan WHO yang mendapatkan penyebab meningkatnya kasus HIV/AIDS yang terutama diakibatkan penggunaan narkoba dengan bertukaran jarum suntik secara sembarangan. Penyebaran HIV yang sangat cepat diantara pengguna jarum suntik membutuhkan usaha terapi yang komprehensif. Sehubungan dengan itu, WHO bekerjasama dengan pemerintah Indonesia (DEPKES) mengadakan pilot project berupa Program Rumatan Metadon untuk substitusi heroin dengan menggunakan metadon.

Metadon dipilih sebagai terapi utama substitusi karena memiliki efek menyerupai morfin dan kokain dengan masa kerja yang lebih panjang sehingga dapat diberikan satu kali sehari dan penggunaannya dengan cara diminum.

Tujuan utama didirikannya PTRM adalah untuk menilai apakah substitusi metadon dapat diterima sebagai salah satu pilihan untuk pengobatan ketergantungan obat. Program yang dilaksanakan di PTRM berwujud harm reduction berupa upaya untuk mengurangi dampak buruk penggunaan NAPZA dan terapi terhadap ketergantungan kronis opium atau heroin suntik. Program ini dilaksanakan dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya holistik, yaitu kegiatan biologik, psikologik, sosial, budaya dan spiritual.

Metadon adalah suatu agonis parsial opioid sintetik yang kuat dan secara oral diserap dengan baik. Metadon juga dapat diberikan secara parenteral maupun rektal, meskipun cara pemakaian yang terakhir tidak lazim dikerjakan.

Selama mengikuti program Methadon ini, penderita harus secara rutin mengkonsumsi methadon setiap hari dan menghentikan semua pemakaian Napza yang lainnya. Sedangkan bagian terakhir bertugas memberikan konseling pada saat pra program tentang penjelasan mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan, klien diberitahukan tentang baik buruk methadon, menerima dosis harian methadon dan akan dilakukan pemeriksaan urine sewaktu-waktu. Konseling pada saat program berlangsung, yaitu bila klien menghadapi masalah dan pada saat akan dilakukan pemeriksaan laboratorium dan pada saat penerimaan hasilnya. Serta konseling diberikan pada saat program akan berakhir yaitu sebelum obat dihentikan. Konseling juga diberikan kepada pihak keluarga agar mempunyai persepsi yang sama tentang program yang akan dijalankan serta dapat memberikan dukungan kepada klien yang berobat.

Dari berbagai sumber

Berita Terkait :

  1. Hentikan Stigma Kepada Odha
  2. Tren, Perempuan Dijadikan Kurir Narkoba
  3. Bandar Narkoba ‘Bonceng’ Farmville di Facebook
  4. Narkoba Jenis Baru
Tags: , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

3 Responses

  1. selain terapi ini ada terapi lain utk pengguna jarum suntiK? efek dr terapi ini mohon dijelaskan lebih detail. Trims

  2. DAFTAR PTRM METADON DI INDONESIA :
    1 DKI Jakarta RSKO Jakarta
    2 DKI Jakarta PKM Tanjung Priok
    3 DKI Jakarta PKM Tebet
    4 DKI Jakarta PKM Jatinegara
    5 DKI Jakarta PKM Tambora
    6 DKI Jakarta PKM Gambir
    7 DKI Jakarta PKM Koja
    8 DKI Jakarta PKM Cengkareng
    9 DKI Jakarta PKM Kemayoran
    10 DKI Jakarta Lapas Narkotika Cipinang
    11 DKI Jakarta Lapas Klas I Cipinang
    12 DKI Jakarta Rutan Salemba
    13 DKI Jakarta Rutan Pondok Bambu
    14 DKI Jakarta RSUP Fatmawati
    15 DKI Jakarta PKM Kec.Senen
    16 DKI Jakarta PKM Kec.Kramat Jati
    17 DKI Jakarta PKM Grogol Petamburan
    18 DKI Jakarta PKM Johar Baru
    19 Jawa Barat RSHS Bandung
    20 Jawa Barat LAPAS Klas II Banceuy
    21 Jawa Barat RSUD Bekasi
    22 Jawa Barat RSUD Sukabumi
    23 Jawa Barat RSUD Tasikmalaya
    24 Jawa Barat RSUD Gunung Jati Cirebon
    25 Jawa Barat Rutan Klas I Kebon Waru
    26 Jawa Barat PKM Bogor Timur
    27 Jawa Barat PKM Sukarahayu Subang
    28 Bali RSUP Sanglah Denpasar
    29 Bali Lapas Klas II Krobokan
    30 Bali PKM Kuta I Bali
    31 Bali PKM Ubud II
    32 Bali PKM Tabanan
    33 Jawa Timur RSUD Dr. Soetomo
    34 Jawa Timur PKM Manukan Kulon
    35 Jawa Timur PKm Jagir
    36 Jawa Timur PKM KendalSari Malang
    37 Jawa Timur PKM Gondanglegi Malang
    38 Jawa Timur RSJ Menur
    39 Jawa Timur RSUD Dr. Soedono Madiun
    40 Jawa Timur RSUD Dr.Syaiful Anwar J
    41 Sulawesi Selatan RSWS MAKASAR
    42 Sulawesi Selatan PKM Jumpandang Baru Jl Ir. Juanda 1, UJUNG PANDANG
    43 Sulawesi Selatan PKM KasiKasi MAKASAR
    44 Sulawesi Selatan PKM Jongaya
    45 Sulawesi Selatan RSU Andi Makassau
    46 Sumatera Selatan RSJ Ernaldi Bahar PALEMBANG
    47 Sumatera Selatan Puskesmas
    48 Banten PKM Cibodasari Banten
    49 Banten PKM Jalan Mas Banten
    50 Banten Lapas Pemuda Tangerang
    51 Banten PKM Cipondoh Banten
    52 Banten PKM Ciputat
    53 Kepulauan Riau RSUD Batam
    54 Riau RSUD Petala Bumi PekanBaru
    55 Sumatera Utara RSUP Adam Malik ,Medan
    56 Sumatera Utara PKM Tanjung Morawa
    57 Sumatera Utara Rutan Klas I Medan
    58 DI. Yogyakarta RSUP Dr. SardjitoYogyakarta
    59 DI. Yogyakarta RSJ Grhasia DIY
    60 DI. Yogyakarta PKM Gedong Tengen DIY
    61 DI. Yogyakarta PKM Umbul Harjo DIY
    62 Kalimantan BaratRSUD Dr. Soedarso PONTIANAK
    63 Kalimantan Barat RSJ Alianyang PONTIANAK
    64 Jawa Tengah RSUP Dr. Kariadi SEMARANG
    65 Jawa Tengah PKM Manahan Solo
    66 Jawa Tengah PKM Poncol Semarang
    67 Jawa Tengah RSUD Muwardi Solo
    68 Jawa Tengah RSUD Margono

    MUNGKIN BISA MEMBANTU KAWAN2

  3. dear Mba Nurul

    Mba Nurul saya jimmy dari Perspektif Baru Wimar Witoelar
    saya ingin mengajak Mba Nurul untuk menjadi Narasumber di acara kami Perspektif Baru . Sebelumnya saya boleh minta Kontak Person Mba atau managernya? terima kasih

    Regards
    Jimmy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*