SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Tren, Perempuan Dijadikan Kurir Narkoba

NurulArifin.Com – Kasus perkembangan narkoba di Indonesia meningkat pesat. Dalam enam tahun terakhir kasus narkoba melonjak hingga 300 persen dan tren penyelundupan narkoba mengalami perubahan modus.

Bila dahulu penyelundup kebanyakan laki-laki, kini makin banyak perempuan yang digunakan. Cara tersebut digunakan oleh para produsen narkotika sebagai upaya untuk memperkecil kemungkinan terdeteksi oleh aparat-aparat yang ada di tiap negara.Latar belakang kenapa perempuan harus menjadi pengedar narkoba diantaranya adalah karena himpitan tuntutan ekonomi keluarga dengan iming-iming imbalan yang besar dari hasil pengedar narkoba.

Kebanyakan dari mereka yang menjadi pengedar tak berpikir panjang tentang resiko mengedarkan narkoba. Keterbatasan informasi, minimnya akses, dan stereotype perempuan sebagai perempuan yang lemah lembut semakin membuka peluang perempuan untuk terlibat lebih jauh dalam pasar narkoba. Akibatnya perempuan sering dijadikan salah satu mata rantai dalam jaringan pengedaran narkoba, karena adanya stereotype produsen yang memandang perempuan tidak akan dicurigai ketika membawa barang-barang ilegal.

Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai perempuan kerap diperdaya untuk dijadikan kurir narkotika setelah dijadikan pacar. Mereka biasanya dibuai tawaran pergi jalan-jalan ke sebuah negara. Bersamaan dengan itu, mereka juga dijadikan kurir pengedaran narkotika. Dan tak jarang perempuan dinikahi oleh laki-laki berkewarganegaraan asing hanya untuk dimanfaatkan sebagai kurir narkoba.

Bukan hanya perasaan, alat kelamin perempuan pun dipermainkan untuk dijadikan tempat penyimpanan narkotika.Mungkin fakta-fakta ini memang selalu dipandang kasuistik, hanya masalah kecil dari sekian masalah yang ada, namun bagaimanapun juga, pada akhirnya masalah semacam ini harus dipecahkan. Tentunya dengan berbagai cara pemecahan yang juga memihak perempuan.

Pemahaman akan bahaya narkoba pada perempuan perlu ditingkatkan. Selain itu, perempuan pun perlu dilibatkan dalam edukasi tentang narkoba dan kampanye anti narkoba. (Maisja, S.Psi)

Berita Terkait :

  1. Perempuan Pengguna Narkoba Meningkat
  2. Kurangnya Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Narkoba di Indonesia
  3. Perempuan Lebih Mudah Menjadi Pecandu
  4. Seminar hasil riset Perempuan Dalam Pemilukada dan kaderisasi perempuan di Parpol
Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*