SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Why We Love Nurul Arifin

NurulArifin.Com – Nama lengkapnya adalah Nurul Qomaril Arifin, seorang wanita kelahiran Bandung, Jawa Barat, 18 Juli 1966. Dan kita mengenalnya sebagai Nurul Arifin, wanita tegas dan cerdas yang percaya diri dengan gaya short hair ala GI Jane.

Nurul sempat dikenal sebagai bintang bom seks sekitar tahun 1980-an. Kecantikan dan keelokannnya secara fisik membuatnya menjadi sosok artis yang dikagumi para kaum adam. Perlahan kemudian Nurul berperan di sederetan film, dan meninggalkan kategori ‘hot’ yang melekat di dalam dirinya.

Jika mungkin Anda mengira Nurul hanya sekedar jual body dan aji mumpung, well Anda salah. Dikutip dari website miliknya, nurularifin.com, ia mengemukakan bahwa sejak awal kemunculannya sebagai artis, ia tak sekedar nampang saja di layar kaca. Ia benar-benar serius menjalani setiap lakonnya, bahkan keseriusannya membawa bukti nyata, 5 kali, ia dinominasikan untuk memperoleh piala citra di FFI.

Dari dunia akting, ia mulai aktif menekuni aktivitas sosialnya. Dan semua ini adalah panggilan dari dalam dirinya, atas dasar kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Begitulah kemudian wanita yang tak lepas dari kacamatanya ini menjadi seorang aktivis yang menyuarakan penderitaan korban AIDS, Narkoba dan kekerasa perempuan. Bagi wanita yang dua kali menerima beasiswa dari Ford Foundation ini, masalah soal jender adalah masalah yang peka. Mengingat dirinya juga adalah seorang wanita, yang sudah seharusnya membantu menegakkan hak-hak wanita sesamanya.

Atas kepeduliannya terhadap dunia wanita, ia terpilih menjadi Fun Fearless Female 2002, versi majalah Cosmopolitan. Dan ia terpilih mewakili Indonesia dalam Asia Pasific Festival Conference of Women in The Art di Filipina. Dan pada Januari 2005, Nurul terpilih sebagai Young Global Leaders dari World Forum di Swiss.

Masih banyak deretan penghargaan dan prestasi lain yang dicapainya, dan mungkin penghargaan tersebut masih akan bertambah lagi di kemudian hari.

Ya, memang seorang Nurul pantas menerima semua sanjungan dan penghargaan itu. Wanita yang kini terjun di dunia politik dan aktif di partai Golkar sejak 2003 silam ini sempat mengungkapkan visinya, bahwa ia ingin mengubah pandangan tentang wanita dalam kondisi kekinian. Ia tak ingin membiarkan wanita mengalami kekerasan. Ia akan terus berjuang demi kemapanan wanita, dan demi kesamaan hak yang diperoleh wanita di tengah era global yang semakin penuh kemajuan ini.

Nurul Arifin adalah sebuah potret salah satu Kartini masa kini yang berjuang demi hak-hak saudarinya. Dan perjuangannya akan semakin berhasil, jika ada Kartini masa kini lain yang mendukung dan membantunya. Jadi, apakah Anda bersedia menjadi salah satu Kartini masa kini yang berjuang demi nama wanita Indonesia? [kapanlagi.com]

Berita Terkait :

  1. Nurul Arifin, Vokalis DPR Yang Kritis
  2. Nurul Arifin, Pembaru UU Bidang Politik
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

6 Responses

  1. wah hebat.Kegiatan2nya cemerlang. Ini bkti tidak semua anggota Dewan melempem dan tak berisi

  2. wah hebat.kegiatan2nya bagus.Pikiran2nya cemerlang. Ini bukti nggak semua anggota Dewan tak berisi. Selamat

  3. assalamualaikum
    mba nurul arifin,,saya Anggi mahasiswa Psikologi UPI-Bandung
    saya mahasiswa yg sedang menulis skripsi tentang partisipasi wanita dalam bidang politik (kesetaraan Gender dalam bidang politik)
    apakah mba nurul bersedia untuk menjadi narasumber dalam skripsi saya?

  4. mana poleh-oleh dsari Wahington? Dulu saya juga pernah ker markas NDI. Di sana ada banyak bacaan tentangt reformasi politik di berbagai negara.

  5. Mba Nurul Yang Terhormat.
    Bagaimana Nasib Tenaga Honorer Kemenkeu ?
    Saya Bingung, harus kemana lagi mengadu, ke Komnas HAM, Komisi 2 DPR-RI, Ombudsman, semua telah kami datangi, semuanya memberikan apresiasi kepada kami, dan mendukung kami supaya diperhatikan Pemerintah, tapi sampai saat ini solusinya tidak ada. Malahan kami sudah di PHK sepihak.

    Kebijakan Pemerintah kami nilai tidak utuh, padu, dan tidak dipahami secara struktural. Menurut Menpan begini, menurut Menkeu begitu, menurut BKN beda lagi.
    Dan dalam hal pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS menimbulkan dikotomi. Hanya tenaga Honorer Kemenkeu yang tidak diangkat dari semua Institusi di seluruh Indonesia.

  6. saya pernah mengenal seseorang ..kami sama” mahasiswa..ikut dalam satu wadah…”Ikatan Mahasiswa Jakarta”…beliau begitu idealis….sampai mau berkorban uang…dan badannya makan tak makan..hanya menyuarakan aspirasi rakyat…aspirasi mahasiswa…ber.ORASI” kesana kemari…bakar sana..bakar sini…tetapi..tahukah anda..begitu dia masuk dalam “wadah” resmi dalam kancah perpolitikan….apa yg terjadi…suara” disaat dia menjadi mahasiswa tak terdengar lagi…..artinya apa…saudara”ku yg 1577 anggota group ini…OMDO…..omong doang…..JAIM…jaga image….GOMBAL…kl saya pribadi hanya cukup berkata dalam hati :….saya kerjakan apa yg bisa saya kerjakan…saya gk dduduk di pemerintahan tetap bisa makan…dan bersekolah yang tinggi…krn yg penting bagi saya..adalah…bila saya dapat mengerjakan hal yang baik..walau tak terlalu baik…saya sudah dapat membantu keadaan untuk tidak menjadi runyam…(maaf bila gk ada yg menyukai status saya ini.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*