SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT                                                SUARA    GOLKAR    SUARA    RAKYAT

Nurul: Akhir Tahun Revisi UU No 22 Selesai

NurulArifin.Com – Komisi II DPR menargetkan pembahasan revisi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu selesai pada masa sidang terakhir pada tahun ini.

“Target kami memang menyelesaikan revisi UU Penyelenggara Pemilu pada akhir tahun ini, karena kami juga punya beban moril. Terus terang, mandegnya pembahasan UU ini membuat kami tidak nyaman, karena seharusnya sudah bisa selesai,” kata Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golongan Karya (FPG), Nurul Arifin di Jakarta, Selasa (16/11)

Dia mengakui, poin pelibatan partai politik di Komisi Pemilihan Umum (KPU)  menjadi perdebatan terkait kriteria independen dan demokratis. Kubu tujuh fraksi menilai demokrasi dan independen tidak bergantung pada partisan atau tidaknya calon anggota KPU, tetapi pada integritas pribadi yang teruji saat mengikuti seleksi.

Apalagi, ketujuh fraksi yang mengusung legitimasi terhadap anggota parpol masuk KPU juga menyepakati adanya sanksi yang tegas bagi anggota KPU maupun parpol, jika terbukti melanggar kode etik dan keentuan yang berlaku.

Sanksi tegas, lanjut anggota DPR dari Dapil Jawa Barat VII, untuk mengantisipasi jika di kemudian hari ada anggota KPU yang menyebrang ke parpol, seperti yang dilakukan Andi Nurpati maupun Anas Urbaningrum, begitu pula terhadap parpol yang menarik anggota KPU.

“Jadi kalau kubu dua parpol (Demokrat dan PAN, red) menilai tidak demokratis dan independen jika anggota parpol masuk KPU, kami mempertanyakan apakah demokratis dan independen juga jika anggota KPU masuk parpol, seperti yang sudah dua kali terjadi, baik Anas Urbaningrum maupun Andi Nurpati? Kata Nurul.

Sumber: Suara Pembaruan, 16/11/2010
Tags: , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

8 Responses

  1. Pingback: anam

  2. Pingback: armin

  3. Pingback: sufiah mansur

  4. Pingback: jufri

  5. Pingback: Arham Kamal

  6. Pingback: SYAMSUDDIN

  7. Pingback: Mohammad Noor

  8. Pingback: mahmudin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

*